Mulai dari keseharian guru
Alat yang baik berawal dari kondisi kerja yang nyata. Seorang guru berpindah antara persiapan, pengajaran, pengamatan, asesmen, percakapan, dan administrasi. Setiap perpindahan membawa tugas kecil yang terus menumpuk.
AI dapat membantu membuat draf, menyusun struktur, dan merangkum rutinitas. AI harus tetap memberi ruang bagi pertimbangan, hubungan, dan kesadaran situasional yang dibutuhkan dalam mengajar.
Pertahankan pertimbangan manusia
Rencana pembelajaran bukanlah pengajaran. Laporan bukanlah pemahaman. Teknologi yang bermanfaat harus membuat keputusan profesional lebih jelas dan tidak pernah menyamarkan asal keputusan tersebut.
“Ukuran sebuah alat bukanlah seberapa mengesankan tampilannya, melainkan apa yang dapat dilakukan guru dengan lebih baik karena alat itu ada.”